aturan delta
delta rule
Ringkasan Singkat
Prinsip pembelajaran yang menyatakan bahwa perubahan kekuatan asosiasi bergantung pada selisih antara kekuatan maksimum dan kekuatan saat ini.
Aturan delta adalah prinsip dasar dalam teori pembelajaran asosiatif dan jaringan saraf tiruan. Aturan ini menyatakan bahwa jumlah pembelajaran (perubahan kekuatan asosiasi) proporsional dengan perbedaan antara apa yang sudah diketahui (kekuatan asosiasi saat ini) dan apa yang bisa dipelajari secara maksimal (kekuatan asosiasi maksimum yang dimungkinkan oleh stimulus).
Prinsip ini sangat mirip dengan Model Rescorla-Wagner dalam pengondisian klasik. Aturan delta digunakan untuk menjelaskan bagaimana organisme atau sistem komputasi meminimalkan kesalahan prediksi melalui pengalaman berulang, yang merupakan inti dari proses adaptasi dan pembelajaran kognitif.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Rescorla, R. A., & Wagner, A. R. (1972). A theory of Pavlovian conditioning.
- Widrow, B., & Hoff, M. E. (1960). Adaptive switching circuits.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.